Penulis: Dr. Meiry Fadilah Noor, M.Si.

Penerbit: Cv. Abdi Fama Group

ISBN: On Proses

Jumlah halaman: 100 hal

Harga: 70.000

Pre Order: 15 Oktober 2026

HP: 08977854425

Sinopsis:

Krisis lingkungan bukan lagi sekadar persoalan ekologis, tetapi telah menjadi persoalan sosial, ekonomi, dan moral yang menyentuh kehidupan sehari-hari. Sampah, pencemaran, konsumsi berlebihan, hingga kerusakan ekosistem menunjukkan bahwa keberlanjutan lingkungan sangat dipengaruhi oleh perilaku manusia. Namun, apa sebenarnya yang mendorong seseorang untuk peduli dan bertindak terhadap lingkungan?

Buku Antara Religiusitas dan Ekonomi: Faktor yang Mendorong Perilaku Peduli Lingkungan mengajak pembaca melihat persoalan tersebut melalui dua perspektif penting: religiusitas dan kepentingan ekonomi. Religiusitas dapat membentuk nilai, kesadaran moral, dan tanggung jawab manusia terhadap alam, sementara faktor ekonomi dapat memengaruhi cara seseorang memandang manfaat, biaya, dan keuntungan dari perilaku ramah lingkungan.

Dengan pendekatan yang memadukan perspektif sosial, keagamaan, dan ekonomi, buku ini membahas bagaimana nilai-nilai religius dan pertimbangan ekonomi dapat membentuk perilaku ekologis. Apakah kepedulian terhadap lingkungan lahir terutama dari kesadaran moral dan keyakinan keagamaan? Ataukah kepentingan ekonomi justru menjadi pendorong yang lebih kuat? Atau keduanya dapat saling melengkapi?

Buku ini tidak sekadar menawarkan jawaban, tetapi juga membuka ruang refleksi tentang bagaimana masyarakat dapat membangun perilaku ekologis yang lebih berkelanjutan. Di tengah krisis lingkungan yang semakin kompleks, kepedulian terhadap alam membutuhkan lebih dari sekadar pengetahuan; ia membutuhkan nilai, kesadaran, sekaligus insentif yang mampu mengubah perilaku.

Karena itu, buku ini relevan bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, aktivis lingkungan, pengelola komunitas, maupun siapa saja yang ingin memahami hubungan antara agama, ekonomi, perilaku manusia, dan keberlanjutan lingkungan.

Hubungi Kami!
Hubungi Kami!
Ada yang bisa di bantu?