Penulis: Dr. Lalu Muhammad Samiuddin, S. Pd., I., M. Pd., Dr. Ine Ratu Fadliah, S. Pd., M. Pd. dan Kamarul Zaman, S. Pd. I., M. S. I. Editor: Assoc. Prof. Dr. H. Baeti Rohman, MA., M. Pd. dan Dr. Lalu Muhammad Samiuddin, S. Pd., I., M.Pd.
Penerbit: Cv. Abdi Fama Group
ISBN: On Proses
Jumlah halaman: 116 hal
Harga: 70.000
Pre Order: 28 Januari 2026
HP: 08977854425
SINOPSIS
Berangkat dari realitas perubahan zaman yang serba cepat, buku Pembelajaran di Era Digital hadir sebagai refleksi kritis sekaligus panduan strategis bagi dunia pendidikan yang sedang beradaptasi dengan teknologi. Buku ini mengulas secara komprehensif bagaimana transformasi digital menggeser cara belajar, mengajar, dan memaknai pendidikan itu sendiri. Tidak sekadar memotret fenomena, para penulis mengajak pembaca untuk bertanya lebih jauh: apakah pendidikan kita benar-benar siap menghadapi era digital, atau justru sedang tertinggal di tengah arus inovasi yang masif?
Melalui pembahasan yang sistematis, buku ini menguraikan konsep dasar era digital dalam pendidikan, peluang dan tantangan yang menyertainya, hingga strategi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Isu-isu krusial seperti literasi digital, kesenjangan akses teknologi, kompetensi guru, pemanfaatan Learning Management System (LMS), hingga model pembelajaran inovatif seperti blended learning, project-based learning, dan personalized learning dikaji dengan pendekatan ilmiah namun tetap aplikatif. Buku ini menegaskan bahwa teknologi bukan tujuan akhir, melainkan alat yang harus dikelola secara etis, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan karakter serta kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Sebagai buku ajar dan referensi akademik, Pembelajaran di Era Digital ditujukan bagi dosen, guru, mahasiswa, pemerhati pendidikan, serta para pengambil kebijakan. Buku ini tidak menawarkan solusi instan, tetapi membekali pembaca dengan kerangka berpikir visioner untuk merancang pembelajaran yang adaptif, humanis, dan berkelanjutan. Di tengah dunia yang makin digital, buku ini mengingatkan satu hal penting: teknologi boleh canggih, tetapi ruh pendidikan tetap bertumpu pada manusia dan nilai-nilai kemanusiaan.

