Penulis: M. Nasir; editor: Lufaefi
Penerbit: Cv. Abdi Fama Group
ISBN: On Proses
Jumlah halaman: 70 hal
Harga: 50.000
Pre Order: 28 Februari 2026
HP: 08977854425
SINOPSIS:
Buku ini mengkaji keterkaitan antara preferensi politik keagamaan, strategi Islamic branding, dan keputusan pembelian konsumen dalam konteks masyarakat Muslim kontemporer. Berangkat dari asumsi bahwa perilaku konsumsi tidak pernah sepenuhnya netral, buku ini menempatkan pilihan membeli sebagai praktik sosial yang dipengaruhi oleh identitas keagamaan, afiliasi ideologis, serta dinamika politik berbasis nilai-nilai religius. Dengan pendekatan interdisipliner, buku ini menunjukkan bahwa preferensi politik keagamaan berfungsi sebagai modal simbolik yang membentuk kepercayaan, loyalitas, dan sikap konsumen terhadap produk dan merek tertentu.
Selanjutnya, buku ini menganalisis Islamic branding sebagai strategi komunikasi pasar yang memanfaatkan simbol, narasi, dan legitimasi keislaman untuk menciptakan kesesuaian nilai antara produsen dan konsumen. Islamic branding tidak hanya dipahami sebagai label atau sertifikasi, tetapi sebagai konstruksi makna yang bekerja pada level psikologis dan ideologis konsumen. Namun, buku ini juga mengajukan sikap kritis dengan mempertanyakan sejauh mana Islamic branding merepresentasikan nilai etika Islam secara substantif, atau justru beroperasi sebagai komodifikasi identitas keagamaan dalam logika kapitalisme modern.
Pada bagian akhir, buku ini menegaskan bahwa keputusan pembelian konsumen merupakan hasil interaksi kompleks antara pertimbangan rasional, afektif, dan ideologis. Konsumsi diposisikan sebagai arena relasi kuasa, di mana agama, politik, dan pasar saling bernegosiasi dan saling mempengaruhi. Dengan demikian, buku ini mendorong lahirnya kesadaran kritis konsumen Muslim yang tidak hanya sensitif terhadap simbol keagamaan, tetapi juga terhadap dimensi etis, keadilan sosial, dan kemaslahatan yang seharusnya menjadi ruh dari praktik ekonomi berbasis nilai Islam.

