Penulis: Dr. Hj. Umi Waheeda binti H. Abdul Rahman, S.Psi., M.Si.
Penerbit: Cv. Abdi Fama Group
ISBN: On Proses
Jumlah halaman: 156 hal
Harga: 70.000
Pre Order: 30 September 2026
HP: 08977854425
Sinopsis:
Buku Epistemologi Pendidikan Berkelanjutan: Integrasi Ayat-Ayat Ekologis dan Kemanusiaan dalam Al-Qur’an hadir di tengah krisis ekologis, kemanusiaan, dan pendidikan yang semakin kompleks. Perubahan iklim, kerusakan lingkungan, eksploitasi sumber daya alam, ketimpangan sosial, hingga melemahnya kesadaran etis menunjukkan bahwa pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada transfer pengetahuan dan pencapaian akademik. Pendidikan perlu membangun cara pandang yang menempatkan manusia sebagai bagian integral dari ekosistem sekaligus sebagai makhluk moral yang memiliki tanggung jawab terhadap kehidupan.
Berangkat dari perspektif Al-Qur’an, buku ini mengkaji bagaimana ayat-ayat ekologis dan kemanusiaan dapat menjadi fondasi epistemologis bagi pengembangan pendidikan berkelanjutan. Al-Qur’an tidak hanya berbicara tentang relasi manusia dengan Tuhan, tetapi juga memberikan kerangka etis mengenai hubungan manusia dengan alam, sesama manusia, dan generasi mendatang. Konsep khalīfah, amānah, mīzān, iṣlāḥ, fasād, raḥmah, dan taʿāruf dibaca sebagai prinsip-prinsip Qur’ani yang relevan untuk membangun paradigma pendidikan yang ekologis, humanis, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Buku ini juga mempertanyakan kembali paradigma pendidikan modern: pengetahuan untuk apa, pendidikan untuk siapa, dan manusia seperti apa yang hendak dibentuk oleh pendidikan? Melalui pendekatan epistemologis dan tafsir tematik, pembahasan diarahkan pada integrasi antara pengetahuan ilmiah, kesadaran ekologis, nilai kemanusiaan, dan tanggung jawab moral.
Dengan demikian, pendidikan berkelanjutan dalam perspektif Al-Qur’an tidak berhenti pada pengajaran tentang lingkungan, tetapi merupakan proses transformasi cara berpikir, bersikap, dan bertindak. Buku ini menawarkan sebuah kerangka konseptual untuk menjadikan pendidikan sebagai ruang pembentukan manusia yang memiliki kesadaran ekologis, kepekaan kemanusiaan, serta komitmen terhadap keberlanjutan kehidupan.
Buku ini relevan bagi akademisi, dosen, mahasiswa, peneliti Al-Qur’an dan tafsir, pemerhati pendidikan, aktivis lingkungan, serta siapa pun yang ingin memahami bagaimana nilai-nilai Qur’ani dapat dikontekstualisasikan untuk menjawab tantangan pendidikan dan krisis ekologis abad ke-21.

