Penulis: Dr. Jayadi, S.Ag., M.A.
Penerbit: Cv. Abdi Fama Group
ISBN: On Proses
Jumlah halaman: 140 hal
Harga: 50.000
Pre Order: 28 April 2026
HP: 08977854425
Sinopsis:
Buku ini mengkaji secara mendalam integrasi nilai-nilai Islam dalam strategi pengembangan pendidikan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI), dengan fokus studi pada Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal). Dalam dinamika pertahanan modern yang semakin kompleks—ditandai oleh tantangan geopolitik, perang hibrida, dan disrupsi teknologi—pendidikan militer tidak lagi cukup hanya membekali perwira dengan kompetensi teknis dan taktis, tetapi juga menuntut fondasi karakter yang kokoh, berintegritas, dan berorientasi pada nilai-nilai moral-spiritual.
Melalui pendekatan normatif, filosofis, dan empiris, buku ini menegaskan bahwa ajaran Islam memiliki kontribusi strategis dalam membentuk kepemimpinan militer yang profesional sekaligus berakhlak. Konsep-konsep seperti amanah, disiplin, keadilan, tanggung jawab, keberanian, serta loyalitas kepada bangsa dan negara dianalisis dalam perspektif Al-Qur’an dan hadis, lalu dikontekstualisasikan dalam sistem pendidikan perwira di Seskoal.
Penulis menguraikan bagaimana kurikulum, kultur akademik, pola asuh kepemimpinan, serta sistem pembinaan mental dan rohani di Seskoal dapat diarahkan untuk memperkuat karakter Islami tanpa mengabaikan prinsip kemajemukan dan profesionalisme TNI sebagai institusi negara. Studi ini juga menyoroti pentingnya harmonisasi antara nilai keislaman, doktrin pertahanan negara, dan visi kebangsaan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dengan analisis yang sistematis dan argumentatif, buku ini menawarkan model strategis pengembangan pendidikan militer berbasis karakter Islami yang adaptif terhadap perubahan zaman. Rekomendasi yang diajukan diharapkan dapat menjadi kontribusi konseptual maupun praktis bagi pengambil kebijakan pendidikan di lingkungan TNI, akademisi militer, serta para peneliti di bidang pendidikan Islam dan studi pertahanan.
Pada akhirnya, buku ini menegaskan bahwa kekuatan pertahanan tidak semata bertumpu pada alutsista dan kecanggihan teknologi, tetapi juga pada kualitas moral dan integritas para perwiranya. Pendidikan militer yang berlandaskan nilai-nilai Islam diyakini mampu melahirkan prajurit pemimpin yang profesional, berkarakter, dan berkomitmen menjaga kedaulatan bangsa dengan penuh tanggung jawab dan kehormatan.

