Muhammad Mukaddar, M.A.Pd.
Penerbit: Cv. Abdi Fama Group
ISBN: On Proses
Jumlah halaman: 119 hal
Harga: 50.000
Pre Order: 15 Nopember 2026
HP: 08977854425
Sinopsis:
PERSATUAN INDONESIA: Bentuk Kesadaran Kemajemukan hadir dari sebuah pertanyaan mendasar: mungkinkah persatuan tetap kokoh ketika masyarakat Indonesia semakin beragam, semakin terbuka, dan semakin terhubung oleh teknologi digital?
Indonesia tidak pernah dibangun dari keseragaman. Ia lahir dari perjumpaan berbagai suku, agama, bahasa, budaya, tradisi, pandangan hidup, serta latar sosial yang membentuk mozaik kebangsaan. Karena itu, Persatuan Indonesia tidak seharusnya dipahami sebagai upaya menghilangkan perbedaan, melainkan sebagai kesadaran untuk hidup bersama di tengah perbedaan.
Buku ini mengajak pembaca memahami Persatuan Indonesia secara lebih kritis, kontekstual, dan reflektif. Persatuan ditempatkan bukan sekadar sebagai konsep dalam Pancasila, tetapi sebagai sikap, nilai, dan praktik sosial yang harus terus dibangun dalam kehidupan sehari-hari. Persatuan membutuhkan kemampuan untuk menerima keberagaman, membangun dialog, menghargai perbedaan, menolak diskriminasi, serta menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan kelompok.
Pembahasan menjadi semakin relevan ketika masyarakat menghadapi tantangan baru: polarisasi sosial, politik identitas, fanatisme kelompok, konflik berbasis perbedaan, serta derasnya arus informasi di media digital. Di ruang digital, perbedaan dapat dengan mudah berubah menjadi pertentangan ketika informasi digunakan tanpa tanggung jawab dan identitas kelompok dijadikan alasan untuk saling menegasikan.
Melalui buku ini, pembaca diajak melihat bahwa kemajemukan bukan persoalan yang harus diselesaikan, tetapi realitas yang harus dikelola secara dewasa. Persatuan justru memperoleh maknanya karena adanya perbedaan. Semakin beragam sebuah bangsa, semakin penting pula kesadaran untuk membangun titik temu.
Buku ini relevan bagi mahasiswa, pendidik, akademisi, aktivis, serta siapa pun yang ingin memahami kembali makna Persatuan Indonesia dalam kehidupan kebangsaan kontemporer. Lebih dari sekadar pembahasan konseptual, buku ini merupakan ajakan untuk merefleksikan kembali pertanyaan yang sangat penting: di tengah perbedaan yang semakin kompleks, apakah kita masih mampu menjadi Indonesia bersama?
Sebab pada akhirnya, persatuan bukanlah sesuatu yang selesai dirumuskan, melainkan sesuatu yang harus terus dirawat. Indonesia akan tetap kuat bukan karena semua warganya sama, tetapi karena mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk hidup bersama.

