Penulis: RM. Imam Abdillah
Penerbit: Cv. Abdi Fama Group
ISBN: On Proses
Jumlah halaman: 250 hal
Harga: 90.000
Pre Order: 28 April 2025
HP: 08977854425
Sinopsis;
Buku Syair Revolusioner Kiai Wahab: Nasionalisme Islam-Pesantren di Masa Kolonial mengungkap dimensi perjuangan intelektual dan kultural seorang ulama pejuang, Wahab Hasbullah, dalam merespons tekanan kolonialisme melalui medium syair dan tradisi pesantren. Di tengah represi politik dan dominasi budaya penjajah, syair-syair Kiai Wahab tampil bukan sekadar karya sastra religius, tetapi sebagai manifestasi nasionalisme Islam yang berakar kuat pada nilai-nilai keagamaan dan tradisi keilmuan pesantren.
Karya ini menelusuri bagaimana syair dijadikan instrumen dakwah, pendidikan, sekaligus perlawanan simbolik terhadap kolonialisme. Melalui pendekatan historis dan analisis teks, buku ini memperlihatkan bahwa pesantren bukan ruang yang apolitis, melainkan pusat pembentukan kesadaran kebangsaan. Nasionalisme yang diperjuangkan bukanlah sekadar semangat teritorial, tetapi kesadaran kolektif untuk menjaga martabat agama dan tanah air secara bersamaan.
Buku ini juga memotret dinamika sosial-keagamaan pada masa kolonial, termasuk peran jaringan ulama dan organisasi seperti Nahdlatul Ulama dalam membangun fondasi nasionalisme berbasis tradisi Ahlussunnah wal Jamaah. Syair-syair Kiai Wahab dibaca sebagai narasi ideologis yang menyatukan iman, ilmu, dan perjuangan, serta menjadi media mobilisasi kultural yang efektif di kalangan santri dan masyarakat.
Dengan bahasa yang analitis sekaligus apresiatif, buku ini menghadirkan perspektif baru tentang relasi Islam, pesantren, dan nasionalisme Indonesia. Ia menunjukkan bahwa perjuangan kemerdekaan tidak hanya berlangsung di medan perang atau ruang politik formal, tetapi juga dalam bait-bait syair yang membangkitkan kesadaran, keberanian, dan cinta tanah air. Buku ini penting bagi pembaca yang ingin memahami akar historis nasionalisme Islam serta kontribusi pesantren dalam membangun Indonesia.

