Penulis: Dr. Indrayanti Syafruddin, Lc., M.A.
Penerbit: Cv. Abdi Fama Group
ISBN: On Proses
Jumlah halaman: 277 hal
Harga: 60.000
Pre Order: 30 Juni 2025
HP: 08977854425
Sinopsis
Krisis lingkungan yang semakin mengkhawatirkan telah menjadi tantangan global yang menuntut keterlibatan semua pihak, termasuk dunia pendidikan. Kerusakan alam, pencemaran lingkungan, dan eksploitasi sumber daya yang berlebihan menunjukkan bahwa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi belum selalu diiringi dengan tumbuhnya kesadaran moral serta tanggung jawab ekologis. Dalam konteks ini, pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan peserta didik yang cerdas secara intelektual, tetapi juga harus mampu membentuk generasi yang memiliki kecintaan terhadap lingkungan sebagai bagian dari amanah keagamaan dan kemanusiaan.
Buku Kurikulum Berbasis Cinta: Mendidik Generasi Pecinta Lingkungan Berbasis Al-Qur’an hadir sebagai ikhtiar akademik sekaligus praktis untuk menjawab kebutuhan tersebut. Buku ini mengkaji konsep kurikulum berbasis cinta yang berakar pada nilai-nilai Al-Qur’an, terutama cinta kepada Allah, sesama manusia, dan seluruh ciptaan-Nya. Melalui pendekatan ini, kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya dipahami sebagai kewajiban sosial, tetapi juga sebagai bentuk ibadah dan manifestasi keimanan.
Berangkat dari ayat-ayat Al-Qur’an yang berbicara tentang manusia sebagai khalifah di bumi, larangan berbuat kerusakan, serta perintah menjaga keseimbangan alam, buku ini menjelaskan landasan teologis dan filosofis pendidikan ekologis dalam Islam. Pembahasan kemudian diarahkan pada bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum, proses pembelajaran, budaya sekolah, dan berbagai aktivitas peserta didik sehingga melahirkan karakter ekologis yang kuat.
Lebih dari sekadar menyajikan teori, buku ini juga mengulas berbagai praktik implementasi kurikulum berbasis cinta dalam lingkungan pendidikan. Pembaca diajak memahami bagaimana nilai cinta dapat menjadi ruh pendidikan yang menggerakkan kesadaran, empati, tanggung jawab, dan tindakan nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya menghasilkan generasi yang memahami pentingnya lingkungan, tetapi juga memiliki komitmen untuk merawat dan melestarikannya.
Ditulis dengan bahasa yang sistematis dan mudah dipahami, buku ini sangat relevan bagi akademisi, guru, dosen, mahasiswa, pengelola pendidikan, serta para pemerhati lingkungan yang ingin mengembangkan model pendidikan Islam yang responsif terhadap tantangan ekologis zaman. Buku ini menawarkan perspektif bahwa solusi atas krisis lingkungan tidak hanya terletak pada teknologi dan regulasi, melainkan juga pada pembangunan karakter yang dilandasi oleh cinta—cinta kepada Sang Pencipta, cinta kepada sesama, dan cinta kepada alam semesta.
Pada akhirnya, buku ini mengajak pembaca untuk melihat bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar aktivitas konservasi, melainkan bagian dari penghambaan kepada Allah Swt. dan tanggung jawab moral sebagai penghuni bumi. Melalui kurikulum berbasis cinta yang berlandaskan Al-Qur’an, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas dan berakhlak mulia, tetapi juga menjadi pelopor dalam menjaga keberlanjutan kehidupan dan kelestarian alam bagi masa depan umat manusia.

